24 Jam...
Itu bisa dibilang satu hari satu malam. Emang relatif banget sih takaran 24 jam itu. Ada yang bilang itu sebentar, ada juga yang bilang itu lama. Tapi kalau dikaitkan dengan gue yang notabene sedang dalam proses kelulusan (sekarang gue lagi nyiapin seminar gue) itu bisa dibilang waktu yang lama dan berharga banget.....
24 Jam...
Tepatnya itu adalah jam 12 siang (19 Mei 2009) sampai 12 siang (20 Mei 2009). Abiz gue ketemu dosen gue kemaren dan dikasih wejangan tentang draft skripsi gue yang harus diperbaiki. Yaah, namanya juga proses draft skripsi, soal disalah-salahin dosen itu sih biasa. Tapi yang luar biasa itu tentang masalah 24 jam itu yang lumayan kebuang...
24 Jam...
Sebenernya itu bukan waktu yang kebuang. Tapi waktu yang gue emang persiapin untuk diri gue sendiri. Karena hampir 2 minggu ini gue tidur diatas jam 1 pagi untuk bikin draft skripsi and makalah seminar gue...
24 Jam kedepan dan seterusnya...
Gue akan balik ke rutinitas gue selama dua minggu ini. Bikin draft skripsi, makalah seminar dan tidur diatas jam 1 pagi...
Back to my routine... Hahahahaahahahahah....
Wednesday, May 20, 2009
Tuesday, May 19, 2009
Huff...
Ada saatnya khan kita mau menghirup nafas dalam2 dan menghembuskannya dengan kencang.... Huff....
Itu yang gwe rasain sekarang, rasanya ada beban yang lumayan besar ada di dalam pikiran gue. Tapi kita sebagai manusia harus berusaha agar hal-hal kaya gitu engga mengusik kehidupan kita dan bikin kita jadi patah semangat.
Ngomong emang gampang, tinggal ngomong doank. tapi implemantasinya itu loh yang bikin kita harus punya pendirian yang kuat agar tugas kita sehari-hari jadi engga keganggu...
I doubt i can keep it that way....
Itu yang gwe rasain sekarang, rasanya ada beban yang lumayan besar ada di dalam pikiran gue. Tapi kita sebagai manusia harus berusaha agar hal-hal kaya gitu engga mengusik kehidupan kita dan bikin kita jadi patah semangat.
Ngomong emang gampang, tinggal ngomong doank. tapi implemantasinya itu loh yang bikin kita harus punya pendirian yang kuat agar tugas kita sehari-hari jadi engga keganggu...
I doubt i can keep it that way....
Friday, May 1, 2009
Pengobatan Alternatif (Terapi Syaraf)
Ajaib yah namanya pengobatan alternatif itu. Emang sih ada berbagai macam cara, tapi untuk yang satu ini lebih menitikberatkan kepada saraf, so for make it simple, terapi ini bisa dibilang terapi saraf.
Yang lebih ajaib dari terapi saraf ini adalah hasilnya yang bener-bener bikin loe tercengang. Cie, tercengang?? kaya apa aja. Anyway, hasil ini udah dirasain oleh semua keluarga gue.
1. Nyokap -> Akhir 2007, nyokap gue sempet ga bisa jalan dan parahnya lagi sampe harus naek kursi roda. Setelah 1 tahun ikut terapi itu, nyokap gue kembali jadi cewe perkasa yang dengan mudahnya naek turun tangga... :)
2. Bokap -> Dari tahun 2006, bokap udah di-VONIS menderita kolesterol. Parah banget euy pas liat hasil laboratoriumnya. Kalo untuk cowo dewasa itu maksimal 200 (gue ga tau satuannya apa), bokap gue itu kolesterolnya sampe 385, hampir aja bokap gue stroke. Terus dengan rutin bokap gue ko dokter selama 2 tahun, hasilnya turun, tapi masih dalam level yang menghawatirkan. Masih dalam level 300-an. Terus awal tahun 2009 bokap gue ikut terapi ini. Hasilnya setelah sekitar 6 bulan, kolesterol bokap gue ada di titik aman (sekitar 190an). Sekarang mungkin udah lebih baik lagi.
3. Ade -> Ade gue itu penggemar nulis sms pada saat lampu dikamar dia udah mati, terus maniak komputer banget. Jadi wajar-lah minusnya sampe 4 (both lef n right). setelah ikut terapi syaraf, minus dia ngurang 1, terus silinder dia ngurang juga.
Tapi ada konsekuensinya sih, rasa sakit pas ikut terapi ini PARAH banget. buat yang suka facial, bisa gue kasih perbandingan. Ikutan terapi ini, sakitnya bisa 3-4x facial. Sumpah PARAH. Yaah, intinya sih "there's price to pay". Sampe akhirnya cewe gue juga ikut ini. Kalo cewe biasanya lebih kearah penyeimbangan hormon. Tapi tetep aja, SAKIT juga kalo diterapi....
Terakhir, ini confession gue. Setelah ikut terapi itu selama 4 bulan intensif (1-2 minggu sekali). Silinder mata kiri n kanan gue berkurang 0,75. Anjrit... Gue aja ga nyangka...
Sekarang dengan bangganya gue pake lensa kontak... :P
Here I come SPORTS........ :)
Yang lebih ajaib dari terapi saraf ini adalah hasilnya yang bener-bener bikin loe tercengang. Cie, tercengang?? kaya apa aja. Anyway, hasil ini udah dirasain oleh semua keluarga gue.
1. Nyokap -> Akhir 2007, nyokap gue sempet ga bisa jalan dan parahnya lagi sampe harus naek kursi roda. Setelah 1 tahun ikut terapi itu, nyokap gue kembali jadi cewe perkasa yang dengan mudahnya naek turun tangga... :)
2. Bokap -> Dari tahun 2006, bokap udah di-VONIS menderita kolesterol. Parah banget euy pas liat hasil laboratoriumnya. Kalo untuk cowo dewasa itu maksimal 200 (gue ga tau satuannya apa), bokap gue itu kolesterolnya sampe 385, hampir aja bokap gue stroke. Terus dengan rutin bokap gue ko dokter selama 2 tahun, hasilnya turun, tapi masih dalam level yang menghawatirkan. Masih dalam level 300-an. Terus awal tahun 2009 bokap gue ikut terapi ini. Hasilnya setelah sekitar 6 bulan, kolesterol bokap gue ada di titik aman (sekitar 190an). Sekarang mungkin udah lebih baik lagi.
3. Ade -> Ade gue itu penggemar nulis sms pada saat lampu dikamar dia udah mati, terus maniak komputer banget. Jadi wajar-lah minusnya sampe 4 (both lef n right). setelah ikut terapi syaraf, minus dia ngurang 1, terus silinder dia ngurang juga.
Tapi ada konsekuensinya sih, rasa sakit pas ikut terapi ini PARAH banget. buat yang suka facial, bisa gue kasih perbandingan. Ikutan terapi ini, sakitnya bisa 3-4x facial. Sumpah PARAH. Yaah, intinya sih "there's price to pay". Sampe akhirnya cewe gue juga ikut ini. Kalo cewe biasanya lebih kearah penyeimbangan hormon. Tapi tetep aja, SAKIT juga kalo diterapi....
Terakhir, ini confession gue. Setelah ikut terapi itu selama 4 bulan intensif (1-2 minggu sekali). Silinder mata kiri n kanan gue berkurang 0,75. Anjrit... Gue aja ga nyangka...
Sekarang dengan bangganya gue pake lensa kontak... :P
Here I come SPORTS........ :)
Tuesday, April 7, 2009
Just Finished...
Gosh... It's finish at last. Ngumpulin data di daerah Wonososobo atau lebih tepatnya di daerah Desa Burat. It really is take my time, energy and my mind...
tapi yang penting udah selesai. tinggal ngolah data, seminar n sidang...
Balik lagi ke PT. JALATAMA...
Life is sure is can change fast...
caio...
tapi yang penting udah selesai. tinggal ngolah data, seminar n sidang...
Balik lagi ke PT. JALATAMA...
Life is sure is can change fast...
caio...
Tuesday, March 10, 2009
Lulus
Friend, doain lulus bulan April ini yagh...
Wisuda sih tetep bulan Juli...
Kerjaan udah nunggu nih...
Wisuda sih tetep bulan Juli...
Kerjaan udah nunggu nih...
Tuesday, January 13, 2009
Berjuang!!!
Kata-kata ini lumayan santer juga gue denger belakangan ini. Entah karena masyarakat Indonesia sekarang jadi sedikit lebih menghargai proses daripada hasil, atau cuma "latah" karena Mario Teguh juga selalu mencoba untuk memotivasi penonton setia acara di METRO TV-nya. Atau malah cuma kata-kata itu yang bisa menjadi obat di saat resesi dunia saat ini.
Apapun bentuknya, perjuangan memang udah ada dalam diri walau pada saat kita belum bisa mengingat kapan itu terjadi. Secara ilmiah, sperma bokap kita itu punya milyaran sel-sel sperma kecil yang dengan mudahnya mati di tengah jalan tanpa sempat membuahi sel indung telur dari nyokap kita. sel yang paling kuat, tahan lama dan paling baik yang akan bisa menghasilkan jabang bayi yang akan tumbuh menjadi manusia, yaitu kita. Saat kelahiran. ibu kita mendominasi perjuangan yang disebut juga "giving birth" peran ibu yang satu ini bener-bener di luar akal sehat kalo menurut gue. Karena dengan memberikan kehidupan pada kita juga sang ibu memperjuangkan nyawanya untuk kita (Makanya gue setuju banget ada HARI IBU).
Perjuangan berlanjut saat kita mulai bayi dan belajar berjalan. berkali-kali, bahkan berpuluh-puluh kali kita jatuh dalam satu hari sebelum bisa berjalan yang juga diselingi oleh tangisan dari kita. Saat sekolah, kita berjuang untuk bisa menyerap pekerjaan, setelahnya kita bekerja untuk berjuang mendapatkan penghidupan yang layak, tabungan yang cukup, cicilan rumah dan setelahnya mencari pasangan hidup untuk disandingkan dengan kita di pelaminan. Lalu siklus hidup akan berulang dengan sendirinya seperti pada awal tulisan saya.
Saya hanya mencoba menyimpulkan, bahwa perjuangan itu bukan hanya angkat senjata, memerangai teroris, menangakap penjahat, membuat kebijakan, pembelaan di pengadilan, mencari tesangaka korupsi. Bagi saya makna perjuangan itu adalah melakukan apa yang bisa kita lakukan semaksimal mungkin.
Dimana pun anda, siapapun anda. SELAMAT BERJUANG!!!
Apapun bentuknya, perjuangan memang udah ada dalam diri walau pada saat kita belum bisa mengingat kapan itu terjadi. Secara ilmiah, sperma bokap kita itu punya milyaran sel-sel sperma kecil yang dengan mudahnya mati di tengah jalan tanpa sempat membuahi sel indung telur dari nyokap kita. sel yang paling kuat, tahan lama dan paling baik yang akan bisa menghasilkan jabang bayi yang akan tumbuh menjadi manusia, yaitu kita. Saat kelahiran. ibu kita mendominasi perjuangan yang disebut juga "giving birth" peran ibu yang satu ini bener-bener di luar akal sehat kalo menurut gue. Karena dengan memberikan kehidupan pada kita juga sang ibu memperjuangkan nyawanya untuk kita (Makanya gue setuju banget ada HARI IBU).
Perjuangan berlanjut saat kita mulai bayi dan belajar berjalan. berkali-kali, bahkan berpuluh-puluh kali kita jatuh dalam satu hari sebelum bisa berjalan yang juga diselingi oleh tangisan dari kita. Saat sekolah, kita berjuang untuk bisa menyerap pekerjaan, setelahnya kita bekerja untuk berjuang mendapatkan penghidupan yang layak, tabungan yang cukup, cicilan rumah dan setelahnya mencari pasangan hidup untuk disandingkan dengan kita di pelaminan. Lalu siklus hidup akan berulang dengan sendirinya seperti pada awal tulisan saya.
Saya hanya mencoba menyimpulkan, bahwa perjuangan itu bukan hanya angkat senjata, memerangai teroris, menangakap penjahat, membuat kebijakan, pembelaan di pengadilan, mencari tesangaka korupsi. Bagi saya makna perjuangan itu adalah melakukan apa yang bisa kita lakukan semaksimal mungkin.
Dimana pun anda, siapapun anda. SELAMAT BERJUANG!!!
Thursday, January 1, 2009
Subscribe to:
Posts (Atom)